Cyber Apitaik

SMP NEGERI 5 PRINGGABAYA BERBENAH DIRI


Seiring dengan kebijakan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga kabupaten Lombok timur yang merubah pola Ujian Semester ,dimana ujian semester yang dulu dilaksanakan oleh masing-masing sekolah mulai dari pembuatan kisi-kisi soal, naskah soal sampai kepada pengoreksian tapi sekarang ujian semester itu dikordinir oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Lombok Timur mulai dari pembuatan kisi-kisi, naskah soal, pengawasan silang penuh antar anggota sub rayon dan pengoreksian yang juga dilaksanakan silang penuh antar anggota sub rayon. Semua itu tentu membuat semua sekolah harus berpacu, demikian halnya dengan SMPN 5 Pringgabaya sejak tahun ajaran ini mulai berbenah diri.

Semua komponen yang ada harus bekerja extra. kaitannya dengan itu berbagai terobosan sudah dilakukan diantaranya membuka ruang komunikasi yang seluas-luasnya dengan semua dewan guru sehingga bisa menggali dan mengangkat ke permukaan potensi terpendam yang ada pada masing-masing guru , guru diminta untuk menyampaikan keluhan dan kebutuhannya yang mengarah pada kreatifitas dan inovasi pembelajaran. Proses KBM mau tidak mau harus lebih ditingkatkan kwalitasnya, Guru diharpkan menggunakan metode dan teknik pembelajaran yang bisa membuat peserta didik termotivasi dan aktif dalam mengikuti Proses Pembelajaran hal ini tentu menuntut guru untuk memiliki persiapan yang matang dan terencana.

Persiapan yang matang dan terencana yang harus dilakukan oleh semua guru sudah barang tentu harus didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai. Walaupun sarana dan prasana yang ada di SMPN 5 Pringgabaya masih jauh dari yang diharapkan, namun sekolah berupaya semaksimal mungkin untuk dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan oleh semua guru. Persiapan yang matang dan terencana tersebut harus tertuang dalam perangkat administarsi pembelajaran yang harus dibuat oleh masing-masing guru.

Kepala sekolah melalui wakasek urusan kurikulum berupaya memenuhi semua kebutuhan guru yang menyangkut masalah perangkat administarsi pembelajaran. Sehubungan dengan itu sarana/fasilitas yang sangat dibutuhkan oleh guru adalah ATK, seperti kertas, tinta, buku tulis, spidol dan termasuk computer. Hal ini sudah mulai dilakukan sejak tahun pelajaran ini. Semua guru tidak dibatasi oleh sekolah jika ATK itu dibutuhkan pasti dipenuhi. Mengenai permintaan guru agar disiapkan computer di ruang guru, tanpa harus menunggu lama Kepala sekolah sudah memeritahkan Wakasek Urusan Kurikulum agar segera menindak lanjutinya dan permintaan itu sudah dipenuhi, sebuah laptop sudah disediakan di ruang guru.

Agar ada keseragaman dalam pembuatan perangkat pembelajaran terutama keseragaman dalam penghitungan pekan efektif dan pekan tidak efektif, program tahunan, program semester, analisis program semester, silabus, RPP, KKM dll, Wakasek urusan Kurikulum sudah memprogramkan MGMPS . MGMPS ini dilaksakan di akhir semester setelah selesai USB. Hal ini dimaksudkan agar semua guru sudah siap dengan semua perangkatnya pada saat mulai masuk sekolah. Hal itu sudah terbukti pada semester gasal ini( TP.2010/2011) ketika team pengawas Dikpora Kabupaten Lombok Timur turun ke SMPN 5 Pringgabaya, mereka merasa cukup puas dengan temuan yang ditemukan, semua guru yang disuvervisi memilki administrasi yang diminta, bahkan salah seorang pengawas salut ketika menemukan perangkat administrasi yang belum ditemukan di sekolah lain. Kekurangan-kekurangan yang ditemukan oleh team pengawas Kabupaten tentu akan ditindak lanjuti .

Selain perangkat administrasi pembelajaran yang lengkap, yang tidak kalah pentingnya adalah pengaplikasiannya di dalam kelas, guru dituntut untuk selalu berpodoman pada perencanaan atau program yang sudah dibuat sehingga KBM bisa focus pada apa yang ingin dicapai. Oleh sebab itulah teknik dan metode pembelajaran harus bisa membuat siswa termotivasi dan menyenagkan. Dari pantauan kami, beberapa guru sudah mulai menggunakan teknik dan metode yang mengarah pada situasi dimana siswa aktif , guru Pendidikan Agama Islam misalnya, sesekali mengajak siswa belajar di ruang terbuka seperti di taman sekolah, di bawah pohon begitu juga halnya dengan Guru IPA mengajak siswanya untuk mengadakan penelitian pada tumbuh-tumbuhan yang ada di sekitar sekolah, mata pelajaran bahasa Inggris juga tidak mau ketinggalan, pembelajaran Bahasa Inggris di SMPN 5 Pringgabaya sudah mulai menggunakan media elektronik multi media, seperti LCD Projektor, kesemua teknik dan inovasi itu tentu akan dapat membuat para siswa lebih rileks dan santai tanpa adanya tekanan ketika mengikuti pelajaran..dengan begitu siswa akan mudah menyerap pelajaran.

Dengan kreatifitas dan inovasi yang tinggi dari semua guru di SMPN 5 Pringgabaya, kami yakin kedepan SMPN 5 Pringgabaya akan bisa sejajar dengan sekolah yang lebih maju yang ada di sekitar kecamatan Pringgabaya. Semoga…!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: