Cyber Apitaik

Al Qur’an Diturunkan 7 Huruf ?

Posted by Sena on 14 December 2010

Menjadi sunatullah, Allah Dzat Maha Bijaksana menurukan Al Qur’an dengan bahasa yang mudah dipahami oleh seluruh orang Arab dengan maksud untuk mempermudah pembahasan bahasa itu dan kemukjizatan serta ajakan bertanding kepada orang-orang yang pandai bicara untuk mendatangkan satu surat atau satu ayat, disamping itu untuk mempermudah bacaan, pemahaman dan hafalan al-Qur’an kepada mereka, karena al-Qur’an diturunkan dengan bahasa mereka. Firman Allah dalam QS. Yusuf : 2.

Artinya: ” Sesungguhnya Kami menurunkannya huruf Al Qur’an dengan berbahasa Arab agar kamu memahaminya”.
Orang Arab jahiliyah mempunyai beberapa macam bunyi, ejaan menyebut kalimat, mempunyai berlainan istilah dan cara walaupun bahasa yang mereka gunakan bahasa golongan Quraisy.
Al Qur’an diturunkan dalam bahasa Quraisy yang sangat dikagumi segenap bangsa Arab yang bermacam-macam kabilahnya. Dan Al Qur’an juga sudah masyhur dalam masyarakat Arab agar mudah bagi kabilah-kabilah itu membaca al-Qur’an dan menyebutnya.
Dalam sebuah Hadits tentang nuzul al Qur’an yang diriwayatkan oleh 21 sahabat dari berbagai sanad:

Artinya:
“Al Khafidz Abu Ya’la telah meriwayatkan dalam kitab Musnad al Kabir bahwa Utsman ra pada suatu hari berkata di atas mimbar, “Saya sebut nama Allah mengenai seseorang yang mendengar Nabi saw bersabda: “Al Qur’an itu diturunkan dalam tujuh huruf semuanya sempurna.” Ketika Utsman berdiri, maka para sahabat berdiri sehingga tidak dapat terhitung jumlahnya seraya memberi saksi bahwa Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya Al Qur’an diturunkan dalam tujuh huruf semua sempurna”. Kemudian Utsman berkata: “Aku juga memberi saksi keapda mereka.”
Sebuah hadits yang diriwayatkan Bukhari Muslim yang lafadznya dari Bukhari:

Artinya:
“Bahwa Umar bin Khattab berkata: Saya mendengar Hisyam bin Hakim membaca surat Al Furqan pada masa Rasulullah saya mendengar bacaannya tiba-tiba ia membacanya dengan beberapa huruf yang belum pernah Rasululah saw membacakan kepdaku sehingga saya hampir beranjak shalat, kemudian saya menunggunya sampai selesai. Setelah ia salam saya menarik sorbannya dan bertanya: “Siapa yang membacakan surat ini kepadamu?” ia menjawab: Rasulullah yang membacakannya kepadaku, saya mencela” “Dusta kau, demi Allah sesungguhnya Rasulullah saw telah membacakan surat yang saya dengar dari yang kau baca ini.” setelah itu saya pergi membawa dia menghdap Rasulullah saw lalu bertanya: “Wahai Rasulullah, saya telah mendengar lelaki ini, ia membacakan surat al Furqan dengan beberapa huruf yang belum pernah engkau bacakan kepadaku, sedangkan engkau sendiri telah membcakan surat Al Furqan ini kepadaku.: Rasulullah saw menjawab: “Hai Umar! lepskan dia” “Bacalah Hisyam!” Kemudian ia membacakan bacaan yang tadi aku dengan ketika ia membacakannya. Rasulullah saw bersabda: “Begitulah surat itu diturunkan, sambil menyambung sabdanya: “Bahwa Al Qur’an ini diturunkan atas tujuh huruf maka bacalah yang paling mudah!”.

Dalam sahihnya Imam Bukhari Muslim meriwayatkan:

Artinya:
“Dari Ibnu Abbas ra bahwasanya dia berkata Rasulullah saw bersabda: Jibril membacakan keapdaku dengan satu huruf, kemudian aku mengulanginya, (setelah itu), senantiasa aku meminta tambah dan iapun menmabahinya sampai tujuh huruf.”

Para ulama berbeda pendapat dalam memberikan pengertian-pengertian al Qur’an diturunkan dalam tujuh huruf. Sebagian ulama berpendapat bahwa yang dimaksud dengan tujuh huruf ialah tujuh bahasa dari kalangan bangsa Arab. dengan pengertian bahwasanya orang-orang dalam mengungkapkan suatu maksud berbeda-beda. sedangkan al Qur’an datang dengan menggunakan lafadz-lafadz menurut dialek tersebut. Kalau saja tidak terdapat perbedaan, niscata al Qur’an akan diturunkan dalam sattu lafadz saja.
Al Razi berpendapat bahwa pengertian tujuh huruf itu adalah suatu pengertian yang tidak keluar dari perbedaan (ruang lingkup) antara isim mufrad, tasniyah, jamak mudzakkar dan muannats. perubahan fi’il dan Madhi, mudhari dan amar.
perbedaan segi I’rab, naqish dan siyadah, takdim dan takhir, perbedaan ibdal dan perbedaan lajah dan dialek, seperti tarqiq dan tafkhim.

Hikmah Al Qur’an diturunkan dengan tujuh huruf
a.Mmempermudah ummat islam khususnya bangsa Arab yang dituruni al Qur’an. dimana mereka memiliki beberapa
dialeks (lahjah) meskipun mereka bisa disatukan oleh sifat ke-Arabannya. hikmah ini diambil dengan alasan sabda
Rasulullah saw agar mempermudah ummatku, bahwa ummatku tidak mampu melaksanaknnya.
b. Menyatukan Ummat Islam dalam satu bahasa yang disatukan dengan bahasa Quraisy yang tersusun dari berbagai
bahasa pilihan di kalangan suku-suku bangsa Arab yang berkunjung ke Mekkah pada musim hajji dan lainnya.

Oleh karena itu al Qur’an diturunkan dalam tujuh huruf yang terpilih dari bahasa kabilah-kabilah Arab yang mewakili bangsa orang-orang Quraisy. ini merupakan hikmah Illahy yang luhur karena menyatukan bahasa nasional adalah merupakan faktor dalam menyatukan bangsa, khususnya pada masa pertama bangsa itu berkembang.
Sumber: Pengantar Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir: 94-101. Dra H. St Manah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: